Bandingkan Broker Forex!
Bandingkan broker Forex teratas secara berdampingan dan temukan yang paling sesuai dengan kebutuhan trading Anda. Mulailah perbandingan Anda sekarang!
Alison Heyerdahl
Disunting oleh
Pengarang
Alison Heyerdahl
Disunting oleh
Alison Heyerdahl
Kepala Konten

Alison Heyerdahl is the Head of Content at FxScouts, a Chartered Market Technician (CMT), and an experienced trader, as well as a financial writer with extensive expertise in Forex trading, broker analysis, and market research. She has reviewed 100+ brokers, publishes weekly YouTube trading videos, and co-hosts the “Let’s Talk Forex” podcast.

 

Learn more about Alison Heyerdahl
Pengarang
Pengarang
Chris Cammack
Manajer Mitra dan Penulis Keuangan
Chris Cammack adalah manajer kemitraan dan penulis keuangan senior di FxScouts. Chris membangun dan menjaga hubungan kita dengan mitra untuk memberikan pengalaman perdagangan Forex terbaik bagi pengguna kami.
Learn more about Chris Cammack

Mengembangkan Rencana Trading

Waktu membaca: 5 menit | Halaman Utama Artikel Populer | Menengah

Rencana trading yang Anda miliki akan menentukan jenis trader seperti apakah Anda nantinya. Rencana trading akan sangat membantu dalam memantau trading yang Anda lakukan; dalam menentukan kapan membuka dan menutup posisi, dalam memperbaiki konsistensi aktivitas trading Anda, dan juga dalam meningkatkan kemahiran Anda untuk mengenali peluang. Rencana trading yang baik akan membantu Anda mencapai tujuan dan merupakan alasan kenapa Anda memulai karir trading Anda. Mengembangkan rencana trading akan memberikan Anda kesempatan untuk memutuskan akan jadi trader seperti apa Anda ke depannya, kapan Anda dapat terlibat dalam kegiatan trading, semua poin di atas apabila digabungkan akan sangat menolong Anda untuk mencapai tujuan yang telah Anda tetapkan saat mulai terlibat dalam aktivitas trading.

Apabila Anda berniat menjadi seorang trader profesional, mengembangkan rencana trading Anda sendiri harus menjadi prioritas langkah awal Anda.

Trader Seperti Apakah Anda?

Komponen kedua dari rencana trading Anda adalah terkait jenis trading yang Anda lakukan.

  • Scalper– Trader jenis ini biasanya hanya membuka trading selama periode waktu yang sangat singkat.
  • Day Trader– Semua posisi yang dibuka oleh para trader jenis ini biasanya akan ditutup pada akhir hari. Tidak ada trading yang dibiarkan berlangsung lewat dari tengah malam. Bagi para Day Trader, aktivitas trading hari ini berbeda dengan besok dan kemarin.
  • Swing Trader– Trader jenis ini akan membiarkan trading terbuka dalam jangka waktu yang cukup lama, kadang sampai berhari-hari. Mereka mendapatkan keuntungan dari ayunan harga (swing) besar pada pasar.
  • Position Trader– Trader jenis ini adalah mereka yang membiarkan trading mereka terbuka dalam jangka waktu paling lama dibanding jenis trader lain. Ketika mereka membuka posisi, mereka bisa membiarkannya terbuka sampai berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Anda dapat melihat bahwa jenis trader sangat beragam. Masing-masing punya tujuan, metode menghindari risiko, serta komitmen waktu yang berbeda-beda. Walaupun jenis-jenis trader tersebut membuka posisi pada pasar yang sama, perbedaan paling mendasar dari mereka adalah periode atau rentang waktu mereka membiarkan trade terbuka.

Bagaimana Setiap Jenis Trader Melakukan Trading?

Scalper: Trader jenis ini melakukan apa yang disebut dengan scalping, sebuah strategi trading dengan potensi keuntungan tinggi, tapi dengan risiko yang sama tingginya. Biasanya trader jenis ini adalah para ahli yang sudah sangat berpengalaman. Setiap hari dalam hidup mereka dipenuhi aktivitas trading aktif yang mengharuskan mereka untuk terus memantau bagan demi mengetahui waktu yang tepat untuk keluar dari trade. Bagi mereka, trading berjalan dalam kecepatan tinggi, dengan banyaknya trade kecil yang dibuka dan ditutup hampir setiap waktu. Trading jenis ini mengambil keuntungan dari awal pembukaan pasar.

Trading jenis ini mungkin bukan opsi yang baik bagi individu yang mudah stres atau yang tidak punya waktu untuk terus berjaga di depan layar dan bagan – misalnya mereka yang punya pekerjaan tetap/jam kantor.

 Day Trader: Trading yang mereka lakukan risikonya sedikit lebih kecil dibandingkan scalping. Dan bagi mereka yang ingin melihat perolehan untung/rugi mereka pada akhir hari, ini adalah jenis trading yang cocok. Namun demikian, strategi ini tidak dianjurkan bagi para pemula trading Forex atau pun para trader yang ingin membiarkan trade mereka berjalan selagi mereka beraktivitas. Ini merupakan pilihan baik bagi para trader yang hanya bisa melakukan trading pada hari-hari tertentu saja, tetapi dapat memberi komitmen penuh pada trading yang dijalankan.

 Swing Trader: Ini merupakan jenis trading yang lebih cocok untuk pemula selama Anda tidak keberatan memantau progres akun Anda selama selang waktu berhari-hari. Jenis trading ini memberikan kemungkinan untuk melakukan lebih sedikit trading, tetapi tetap meraih keuntungan yang signifikan, sangat cocok bagi para trader yang baru belajar. Apabila Anda melakukan trading dalam jangka panjang waktu panjang, sembari berharap bisa mendapatkan keuntungan dari swing besar pada pasar, pastikan Anda memiliki rekening/akun yang cukup terisi agar Anda tidak terkena Margin Call oleh broker Anda pada saat-saat genting di mana menutup trading berarti menderita kerugian telak.

 Position Trader: Trader jenis ini adalah mereka yang punya sedikit waktu – hanya cukup untuk memantau permulaan berjalannya trading dan melakukan riset awal. Ini merupakan pendekatan ideal bagi mereka yang menghabiskan waktu lama dalam perjalanan menuju tempat kerja, waktu yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan riset. Kekurangannya adalah Anda akan memiliki banyak sekali akun yang dibiarkan terbuka melakukan trading hampir setiap saat.

Pada trading jenis ini, pemahaman fundamental sangatlah penting karena tidak ada aspek teknis yang digunakan. Tujuan trading Anda adalah mengikuti kecenderungan pergerakan mata uang mayor dan mengabaikan yang minor. Dengan demikian, Anda harus bersabar karena pasar akan sesekali bergerak melawan posisi Anda. Anda tentunya membutuhkan modal yang cukup besar untuk bertahan menghadapi kerugian sementara ini. Sama seperti jenis Swing trader, pastikan Anda punya cukup margin pada rekening/akun Anda sehingga Anda tidak perlu berurusan dengan Margin Call yang bisa menempatkan Anda pada posisi genting.

Kapan Anda Punya Waktu Melakukan Trading?

Setiap trader memiliki pilihan pasangan mata uang yang berbeda untuk diperdagangkan. Setiap trader juga akan memilih melakukan trading dalam pasar yang berbeda. Secara umum, pasar Forex buka selama 5 hari kerja, maka dari itu penting untuk selalu mencocokkan jenis trading yang Anda lakukan dengan strategi yang Anda terapkan terhadap pasar. Saat terbaik melakukan trading bagi kebanyakan trader Indonesia adalah antara jam 2 siang dan jam 8 malam. Periode ini merupakan akhir sesi Tokyo dan permulaan sesi London, memungkinkan Anda bersiap sebelum sesi New York dibuka. Perlu diperhatikan bahwa trader mendapatkan keuntungan pada saat harga pasar mengalami gejolak atau volatilitas, dan waktu-waktu yang disebutkan tadi di atas adalah saat-saat terjadinya volatilitas paling tinggi.

Menerapkan Rencana Trading Anda

Budayakan Kebiasaan yang Positif

Sangatlah penting untuk mengembangkan kebiasaan positif yang selalu Anda lakukan setiap kali melakukan kegiatan trading. Kebiasaan ini mencakup hal-hal yang perlu Anda lakukan setiap harinya untuk membantu Anda selalu berada dalam kondisi berpikir yang prima sehingga Anda dapat memberikan kinerja terbaik dalam aktivitas trading.

Ketahui Strategi Trading yang Cocok Bagi Anda

Anda harus memiliki strategi trading. Ini merupakan pedoman yang membantu Anda menentukan kapan harus masuk dan keluar dari trade. Ini merupakan bagian dari rencana trading yang membentuk sekumpulan aturan pribadi Anda sendiri dalam memasuki trading, menentukan pola pergerakan yang cocok, juga waktu terbaik untuk melakukan trading. Kami memiliki banyak artikel yang membahas tentang strategi pada bagian edukasi kami.

Pengelolaan Uang & Resiko

Pengelolaan uang dan risiko merupakan ujung tombak setiap rencana trading yang sukses. Pengelolaan risiko sangat erat berkaitan dengan kapan Anda masuk dan keluar dari trade, ukuran posisi, juga penetapan rasio untung/rugi. Pengeloaan uang dapat dibagi ke dalam tiga bagian:

  • Pertama, rencanakan seberapa besar risiko yang Anda tanggung. Ini merujuk kepada seberapa banyak modal yang mau Anda pertaruhkan setiap kali membuka posisi trade. Jumlahnya akan relatif tergantung preferensi orang, yang kaitannya erat dengan toleransi risiko masing-masing individu. Namun demikian, dianjurkan untuk tidak mempertaruhkan lebih dari 1-2% dari modal trading yang Anda miliki untuk setiap trade.
  • Kedua, kelola Stop Loss Anda. Ini merupakan cara Anda keluar ketika trading berjalan tidak sesuai dengan prediksi Anda di awal.
  • Terakhir, Anda perlu melakukan diversifikasi. Ini untuk memastikan bahwa Anda tidak secara tidak sengaja mempertaruhkan sebagian besar modal Anda dalam pasangan mata uang yang terlalu erat berkaitan (sehingga dapat menyebabkan rugi berantai). Ini juga merupakan langkah penyebaran risiko yang Anda tanggung.

Memperbaharui Rencana Trading

Penyempurnaan berkelanjutan rencana trading Anda adalah hal yang penting. Lakukan back testing dan forward testing sehingga Anda mengetahui prospek keberhasilan strategi yang Anda terapkan, sembari melakukan perekaman kinerja sehingga Anda dapat terus memantau kinerja dan efektivitas kegiatan trading Anda selama rentang waktu tertentu. Ini akan sangat membantu Anda dalam melakukan penyesuaian strategi apabila diperlukan. Hal ini juga sangat penting untuk membantu Anda bertahan melakukan bisnis ini dalam jangka panjang, karena satu-satunya hal yang konstan dalam pasar adalah perubahan yang terus-menerus terjadi. Maka dari itu, terus lakukan pembaruan dan penyempurnaan terhadap strategi Anda.

Kami menyarankan Anda untuk meninjau ulang rencana trading Anda setiap 3-6 bulan, tergantung berapa banyak waktu yang Anda sisihkan untuk melakukan trading. Apabila Anda merasa bahwa Anda sudah cukup berpengalaman, Anda dapat melakukan trading dalam periode-periode waktu yang lebih singkat, atau bisa juga Anda melakukan ekspansi pilihan mata uang yang Anda perdagangkan. Walaupun Anda tidak melakukan modifikasi atau pembaruan pada rencana trading Anda, selalu pastikan bahwa Anda melakukan peninjauan berkala sehingga eksekusi trading selalu sesuai dengan rencana awal Anda.

Lainnya juga dilihat

Jelajahi lebih banyak sumber daya yang dianggap bermanfaat oleh sesama trader! Cek panduan-panduan lainnya ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan trading forex Anda. Baik Anda sedang mencari broker terbaik, materi edukasi, atau sesuatu yang lebih spesifik, kami siap membantu Anda.

Best Forex Brokers

Kami telah menguji ratusan broker Forex untuk menemukan broker yang paling aman, berbiaya rendah, dan andal. Bandingkan biaya dan fitur, lalu trading dengan lebih cerdas berkat insight dari para ahli.

Beginner featured image

Broker Pemula Terbaik

Temukan broker Forex terbaik untuk pemula di Indonesia dengan platform yang ramah pengguna, sumber daya edukasi, dan akun demo.

Broker Copy Trading Terbaik

Berikut adalah broker copy trading terbaik di Indonesia untuk tahun 2026, berdasarkan pengujian dan penelitian kami.

Temui Para Ahli di Balik Ulasan Kami yang Tidak Memihak

Chris Cammack

Manajer Mitra dan Penulis Keuangan

Chris Cammack
Chris Cammack adalah manajer mitra dan penulis keuangan senior di FxScouts, yang ahli dalam hubungan broker dan analisis pasar forex. Sebagai mantan Kepala Konten (2019–2024), ia menetapkan standar editorial untuk semua konten yang diterbitkan di FxScouts, termasuk ulasan broker, halaman perbandingan broker, dan edukasi. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam manajemen editorial dan hubungan mitra, Chris membangun dan memelihara hubungan kami dengan mitra untuk memberikan pengalaman trading Forex terbaik bagi pengguna kami. Ia juga menjadi co-host podcast "Let’s Talk Forex" bersama Alison Heyerdahl, di mana ia membahas strategi trading, berita industri, dan tren makroekonomi untuk membantu trader bernavigasi di pasar dengan percaya diri.

Alison Heyerdahl

Kepala Konten

Alison Heyerdahl
Alison bergabung dengan tim FxScouts sebagai penulis pada tahun 2021 dan kini menjabat sebagai Head of Content, Chartered Market Technician (CMT), serta seorang trader berpengalaman. Ia memiliki lebih dari satu dekade pengalaman editorial dalam meneliti perdagangan Forex dan industri jasa keuangan, serta menghasilkan konten yang mendalam dan berkualitas tinggi bagi para trader. Alison telah menguji dan mengulas lebih dari 100 broker Forex, menulis analisis teknikal secara rutin, dan membuat konten edukasi yang jelas dan praktis untuk membantu trader mengambil keputusan yang lebih aman dan tepat. Ia juga menjadi host podcast mingguan “Let’s Talk Forex” bersama rekan kerjanya, Chris, dan telah memproduksi lebih dari 100 video edukasi Forex untuk kanal YouTube FxScouts.

Stefan de Clerk

Penulis Keuangan

Stefan de Clerk
Stefan adalah penulis keuangan dan penggemar trading Forex dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam menciptakan konten mendalam tentang keuangan dan teknologi. Ketertarikannya yang mendalam pada peristiwa geopolitik, big data, dan sentimen pasar mendorong minatnya dalam menganalisis bagaimana faktor-faktor global membentuk pasar keuangan. Dengan latar belakang di bidang pemasaran dan riset keuangan, Stefan percaya bahwa trading Forex menawarkan wawasan terbaik tentang denyut nadi ekonomi dunia. Berkomitmen untuk memberikan informasi yang diteliti dengan baik, tidak memihak, dan obyektif, ia membantu para trader bernavigasi di pasar dengan jelas dan percaya diri.