AuthorOleh Jeffrey Cammack
Terbarui: 28 Juli 2020

Dalam trading Forex, pengelolaan risiko merupakan hal yang lebih penting dibandingkan mendulang keuntungan sebesar-besarnya dari sebuah trade. Apabila Anda tidak memahami cara mengelola risiko, Anda tidak akan bisa secara konsisten mendapatkan keuntungan jangka panjang melalui trading Forex.

Tidaklah mungkin mendapatkan 100% untung dari semua trade yang Anda pasang. Ini mustahil karena pasar Forex senantiasa bergerak, seringkali dalam pola yang irasional. Oleh karena itu, Anda harus mahir dalam perkara mengelola risiko. Selain menetapkan tujuan dan mengembangkan rencana trading, Anda juga perlu melakukan proteksi terhadap setiap trade yang Anda lakukan.

Setiap kali Anda masuk ke dalam sebuah trade, Anda sudah harus memikirkan berapa jumlah kerugian yang siap Anda tanggung apabila trade tersebut ternyata tidak berjalan sesuai dengan prediksi Anda.

Apa Itu Perintah Stop Loss?

Perintah stop loss merupakan perintah yang dibuat untuk menentukan seberapa besar dampak dari risiko yang akan Anda tanggung. Fungsi dari perintah stop loss adalah untuk menutup atau melikuidasi (liquidate) posisi Anda dalam trading saat posisi Anda mulai merugi dan harga pada pasar telah mencapai titik kerugian yang telah Anda tentukan sebelumnya. Harga stop loss (stop loss price) adalah nilai yang telah Anda tetapkan sebelumnya pada platform sebagai titik penanda bahwa prediksi yang Anda buat sebelumnya untuk trade tersebut keliru.

Jadi, sebelum membuka posisi dalam sebuah trade, Anda perlu memutuskan berapa banyak yang siap Anda pertaruhkan. Berikut adalah stop loss Anda, diukur dalam satuan pips.

Ketika anda membeli pasangan mata uang, titik stop loss Anda akan berada di bawah harga pasar saat itu. Sebaliknya, ketika Anda menjual pasangan mata uang dan melakukan short, titik stop loss Anda akan berada di atas harga pasar saat itu.

Bagaimana Menghitung Nilai Stop Loss?

Menghitung nilai stop loss Anda sebenarnya cukup mudah dilakukan.

Misalnya, Anda memprediksi bahwa pasangan mata uang EUR/USD akan menguntungkan untuk dibeli pada nilai 1.2200. Menggunakan analisis teknis, Anda menentukan bahwa titik ideal untuk meletakkan perintah stop loss Anda adalah di bawah level support pada 1.2150. Nilai stop loss Anda kemudian bisa ditentukan dengan cara mengurangi harga stop loss Anda dari harga masuk Anda.

Dalam hal ini, nilainya adalah 50 pips (1.2200 Harga masuk – 1.2150 harga stop loss = 50 pips). Besaran 50 pips ini bisa dihitung sebagai nilai keuangan nyata yang adalah jumlah kerugian Anda apabila trade benar-benar ditutup pada titik stop loss tersebut.

Catatan: Manfaat utama dari perintah stop order adalah meminimalisir jumlah kerugian Anda.

Apa Itu Perintah Take Profit?

Memutuskan kapan menutup trade yang berjalan lancar sama pentingnya dengan menentukan kapan menutup trade yang berjalan buruk. Hal ini dapat menentukan berapa banyak keuntungan yang Anda dapatkan pada akhirnya.

Perintah take profit biasanya digunakan untuk mengunci jumlah profit yang telah diraup pada suatu trade. Ketika Anda menjalankan trade dan sejumlah profit yang telah Anda tentukan sebelumnya tercapai, perintah take profit akan secara otomatis menutup trade tersebut.

Dalam pembelian pasangan mata uang, nilai take profit akan selalu berada di atas harga pasar saat itu. Sebaliknya, ketika menjual pasangan mata uang, nilai take profit akan selalu berada di bawah harga pasar saat itu.

Tips: Anda selalu ingin menentukan target profit Anda lebih tinggi daripada stop loss.

Bagaimana Menentukan Posisi Perintah Stop Loss dan Take Profit

Membuka posisi trade dalam sebuah platform trading adalah sebuah proses yang terbilang sederhana. Sebelum trade berjalan, Anda dapat mengatur perintah stop loss untuk mengelola risiko dan juga mengatur perintah otomatis untuk melakukan take profit.

Anda juga dapat menambahkan perintah stop loss dan take profit setelah membuka posisi trade. Tapi sebenarnya jauh lebih mudah melakukannya sebelum trade berjalan.

Tergantung tipe platform trading yang Anda gunakan, cara kerjanya bisa bervariasi. Namun sebagai contoh saja, kami akan menjelaskan cara memasukkan perintah stop loss dan take profit menggunakan platform MetaTrader4. Kami memiliki daftar broker-broker MT4 terbaik beserta panduan menyetel MT4 apabila Anda menginginkan keterangan lebih lanjut tentang platform ini.

new order tab in the MT4 platform

Menempatkan perintah Stop Loss dan Take Profit sebenarnya cukup mudah. Ketika Anda berada pada tab open a new order pada platform MT4, isilah nilai harga yang Anda kehendaki sebagai target Stop Loss dan Take Profit.

Bagikan pengetahuan anda

Broker-broker Unggulan

Trading Forex dan CFD tidak cocok untuk semua kalangan investor dan memiliki risiko tinggi kerugian uang dengan cepat akibat penggunaan leverage. 75-90% investor ritel mengalami kerugian uang saat melakukan trading produk-produk tersebut. Anda harus memastikan bahwa anda benar-benar paham cara kerja CFD dan menimbang apakah anda bisa menanggung risiko tinggi kerugian uang.

Tutup
>