AuthorOleh Jeffrey Cammack
Terbarui: 21 Oktober 2020

Ada banyak trader baru yang terjun ke dalam bisnis Forex setiap harinya. Trading Forex adalah hal yang menarik, dapat dilakukan dengan efisien, dan menawarkan likuiditas pasar yang sangat besar. Profit yang dihasilkan dari trading Forex dapat dengan mudah digandakan beberapa kali lipat sebelum likuiditas menjadi masalah. Selain itu, aktivitas trading ini juga dapat dikerjakan di rumah. Robot trading juga dapat membantu melakukan sebagian besar pekerjaan Anda dan indikator teknis yang sangat bermanfaat tersedia gratis pada platform yang Anda gunakan. Pada dasarnya, tidak akan ada habisnya jika kita membahas banyaknya keuntungan yang tersedia bagi mereka yang terlibat dan menjadikan trading Forex sebagai mata pencaharian.

Namun demikian, amatlah penting untuk melakukan trading Forex dengan cara yang benar sejak awal. Trading Forex bukanlah aktivitas mudah yang bisa dilakukan asal-asalan. Diperlukan langkah-langkah yang tepat demi bisa mendapatkan keuntungan dengan konsisten. Trader Forex baru biasanya adalah yang paling rentan melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang membuat minat dan semangat mereka berkurang. Kabar baiknya adalah ada banyak cara untuk menghindari sebagian besar kesalahan ini. Beberapa kesalahan yang mungkin dibuat pemula tidak harus memengaruhi minat dan akun trading mereka secara signifikan. Mari kita lihat 7 tips berharga berikut untuk para trader Forex:

1. Mulailah dengan melakukan trading demo!

Saya yakin Anda sudah banyak mendengar saran seperti ini. Masalahnya, hanya mendengarkan saja tidak akan begitu membantu bagi kebanyakan trader pemula, dan ini merupakan hal yang sangat disayangkan. Anda harus memahami bahwa Anda tidak akan dapat melakukan trading tanpa mengeluarkan biaya. Jika Anda terlalu terburu-buru melakukan trading menggunakan uang sungguhan, kemungkinan besar Anda akan mengalami kerugian. Kebanyakan trader Forex meremehkan pasar Forex, padahal pasar ini punya banyak cara untuk membuai dan mendorong para trader pemula melakukan trading menggunakan uang sungguhan. Contohnya seperti ini…

Pemula biasanya menggunakan ukuran sampel data yang sangat kecil saat melakukan evaluasi hasil trading. Apa artinya? Misalkan Anda mencoba sebuah strategi trading yang menggiurkan untuk pasangan mata uang EUR/USD (Euro melawan Dollar AS) pada akun demo/latihan. Anda meletakkan sejumlah trade selama selang waktu satu minggu dan mencapai rasio untung yang baik. Katakan saja Anda melakukan trading dengan rasio untung-rugi 1:1 dan Anda mendapatkan keuntungan dalam 7 dari 10 trade. Anda kemudian mengandalkan data dari trading yang Anda lakukan selama satu minggu yang singkat tersebut dan berasumsi bahwa kondisi pasar akan tetap berjalan menguntungkan Anda.

Ketika hal semacam ini terjadi pada para trader Forex pemula, mereka biasanya menjadi terlalu besar kepala dan berasumsi mereka bisa secara konsisten mendapatkan untung. Mereka tidak sabar untuk mulai mendapatkan uang menggunakan strategi trading ‘jitu’ dengan uang sungguhan hanya dalam beberapa hari saja. Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Saya rasa sudah bisa Anda prediksi…

Hal penting yang ingin saya sampaikan adalah: Anda memerlukan edukasi trading Forex yang tepat, serta pengalaman trading yang cukup sebelum Anda bisa mendapat keuntungan melalui trading Forex secara konsisten dalam jangka panjang. Bayangkan jika ada orang yang mencoba menerbangkan pesawat tanpa latihan dan pengalaman; demikian juga trading Forex, adalah keputusan yang ceroboh untuk langsung terjun melakukan trading dengan uang sungguhan pada live account tanpa sebelumnya melalui proses belajar dan latihan pada akun demo yang sebenarnya sangat diperlukan. Trading Forex tidaklah semudah yang terlihat.

Jangan menduduki ‘kursi pilot’ sebelum melakukan banyak trading demo/latihan.

Lakukanlah banyak latihan lewat trading demo. Cobalah berbagai strategi dan variasi teknik trading. Perbanyak pengalaman trading Anda dan hanya gunakan uang sungguhan setelah paling tidak mendapat 6 bulan keuntungan yang konsisten pada akun demo Anda. Kemudian, lakukanlah trading dengan memasang jumlah kecil terlebih dahulu, lalu menaikkan jumlahnya secara bertahap selagi Anda memperkaya pengalaman trading.

2. Cari petunjuk/edukasi trading forex yang baik

Para trader Forex cenderung naif dalam memperkirakan berapa banyak uang yang bisa mereka dapatkan dari trading Forex hanya dengan sedikit latihan atau bahkan tanpa latihan sama sekali. Percaya atau tidak, edukasi trading Forex merupakan sebuah keharusan.

Ini adalah hal yang cukup jelas, tetapi sama halnya dengan trading pada akun demo, edukasi trading Forex juga adalah hal yang kerap diabaikan oleh para pemula. Investasi demi belajar dan memperkaya wawasan adalah jenis investasi paling baik yang bisa Anda pilih. Nantinya Anda akan merasa bersyukur bahwa Anda telah meluangkan waktu untuk mencari tambahan pengetahuan dan wawasan dalam melakukan trading. Akan lebih baik jika Anda menghabiskan biaya tinggi untuk kelas atau kursus trading yang memadai, dibandingkan membuang uang dengan sia-sia karena Anda mengalami kerugian di pasar Forex. Jangan bertindak ceroboh, pelajari cara menerbangkan pesawat terlebih dahulu sebelum menduduki kursi pilot. Anda tentunya tidak mau menjadi satu dari beribu-ribu trader pemula yang gagal.

3. Hindari kerangka waktu singkat (lower timeframes)

Berapa banyak data pasar yang terdapat dalam grafik batang lilin 5 menit-an? Bukankah pertanyaan ini terdengar konyol? Namun demikian, masih ada banyak trader yang mengira mereka mampu membuat keputusan dan prediksi trading yang baik hanya dengan melihat grafik batang lilin 5 menit-an atau 15 menit-an. Bagi trader, baik yang sudah maupun belum berpengalaman, cara terbaik untuk menjadi piawai dalam pasar Forex adalah memanfaatkan kerangka waktu yang lebih besar. Trader yang menggunakan kerangka waktu singkat biasanya memiliki kinerja yang lebih buruk dibandingkan dengan para trader lebih berpengalaman yang memanfaatkan grafik harian atau grafik dengan kerangka waktu besar lain (larger timeframes) dalam membuat keputusan trading mereka.

Tentunya ini tidak berarti bahwa Anda sama sekali tidak bisa meraup keuntungan dari kerangka waktu yang lebih singkat, tetapi melakukan trading berdasarkan kerangka waktu yang lebih panjang lebih dapat diandalkan dan juga tidak terlalu membuat Anda merasa tertekan. Cara yang baik untuk memulai trading Anda adalah menggunakan bagan kerangka waktu 4 jam-an, harian, maupun mingguan. Melakukan trading hanya dengan kerangka waktu panjang biasanya memberikan Anda lebih banyak ruang untuk melakukan kesalahan (dengan memasang stop yang lebih banyak), serta memberi Anda lebih banyak waktu untuk membuat keputusan/tindakan trading tanpa perlu merasa terburu-buru. Sebagai contoh, Anda akan punya waktu yang cukup untuk menghitung dan menetapkan parameter trade awal Anda (harga masuk, perintah stop loss, dan take profit) dan juga kesempatan untuk menggeser posisi stop loss atau take profit apabila diperlukan.

4. Jangan mengejar pasar

Salah satu cara paling baik dalam melakukan negosiasi adalah mengatakan “tidak.” Mengapa pula Anda perlu melakukan trading yang lebih menguntungkan lawan Anda? Lakukan trade yang berpotensi menguntungkan ANDA pada nilai harga yang ANDA rasa sesuai.

Pada grafik harian GBP/USD berikut, peluang membeli yang baik (dalam warna merah) terletak dekat dengan mean (dekat dengan rata-rata bergerak). Menunggu terjadinya pullback pada pasar jenis ini dapat memberikan keuntungan bersih. *Mohon diingat bahwa dalam tren non-volatil satu arah yang kuat, strategi penembusan atau pullback pada kerangka waktu yang lebih pendek mungkin merupakan pilihan yang lebih baik karena biasanya tidak banyak terjadi pullback yang signifikan pada kerangka waktu yang lebih panjang.

Dalam banyak kasus (terutama pada pasar dengan volatilitas tinggi di mana pullback yang besar sering terjadi), Anda akan mendapati nilai harga yang sangat buruk apabila masuk ke dalam tren ketika “semua orang” juga sedang melakukan pembelian (ketika harga memasuki wilayah overbought). Dalam kondisi pasar yang demikian, sebaiknya Anda menunggu retracement harga sampai pada nilai yang cukup baik sebelum masuk ke dalam pasar. Cara-cara masuk seperti ini dapat sangat menguntungkan, apalagi jika strategi trading swing yang cerdik digabungkan dengan pengetahuan yang baik akan “konteks” pasar, indikator-indikator teknis tertentu, dan pemicu grafik batang lilin yang baik, misalnya lilin penolakan yang kuat tepat pada area sebelah kanan (biasanya dekat dengan mean). Tentu saja, sebagai pemula, Anda belum memahami semua konsep tersebut di awal, tetapi jika Anda masuk pada arah tren yang kuat ketika terjadi pullback melawan tren, Anda akan terisi pada harga yang lebih baik dibandingkan para trader yang mengejar harga. Jadi apa yang terjadi jika Anda melewatkan peluang untuk masuk? Tidak perlu khawatir, akan selalu ada peluang yang lebih baik untuk melakukan trading yang menguntungkan Anda, pada harga yang sesuai bagi Anda. Ketika Anda mengingat prinsip ini, kemungkinan Anda untuk mendapat untung akan semakin tinggi.

Seorang penembak jitu menunggu waktu yang tepat untuk menarik pelatuk. Tanpa perlu mengejar target, tanpa perlu membuang-buang peluru.

5. Pengelolaan risiko yang baik amatlah penting — pasang modal Anda sedikit demi sedikit

Mengetahui berapa banyak modal yang bisa Anda pertaruhkan dalam sehari atau dalam periode waktu tertentu merupakan hal yang penting. Bahkan bisa dibilang hal yang sangat kritis! Mungkin Anda perlu mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dengan matang karena ini adalah salah satu hal terpenting yang harus Anda ketahui dalam trading.

Secara umum, aturan umum yang baik untuk diikuti adalah mempertaruhkan kurang dari 2 persen keseluruhan modal dalam akun Anda pada sebuah trade. Bahkan ketika Anda melakukan trading pada akun demo, penting untuk membiasakan diri Anda memasang modal Anda sedikit demi sedikit. Tentu saja, ketika Anda pertama kali melakukan trading sungguhan, Anda bisa memasang jauh di bawah modal 2 persen pada tiap trade.

Mungkin Anda bertanya, mengapa saya cuma boleh memasang 2 persen dari ekuitas saya per trade ketika saya punya strategi yang luar biasa jitu yang akan memberikan hasil melimpah? Pertanyaan yang bagus. Memang benar bahwa dengan mempertaruhkan 5 sampai 10 persen modal per trade Anda akan lebih cepat menumpuk keuntungan! Pikirkan saja liburan eksotis, mobil mewah, atau gaya hidup yang bisa Anda nikmati dari sana.

Sayangnya ini cara berpikir yang keliru! Trading adalah aktivitas yang melibatkan peluang. Masih bingung? Ada sebuah rumus matematis canggih yang disebut Rumus Risk of Ruin yang menggunakan beberapa variabel berbeda (rasio untung, persentase ekuitas yang dipasang, dll.) untuk menghitung seberapa besar peluang suatu strategi trading membuat Anda kehabisan modal dalam sekejap. Untuk menyederhanakan penjelasan, mari kita langsung bahas bagian paling penting yang ditunjukkan oleh rumus ini: bahkan strategi trading yang sangat baik dapat langsung mengosongkan akun trading Anda jika Anda melakukan trading dengan ukuran lot terlalu besar. Sebagai contoh, memasang 10% dari akun trading Anda pada satu trade sangatlah berisiko, bahkan dengan strategi trading dengan win ratio 60% (pada 1:1 rasio untung rugi), peluang Anda kehilangan semua uang Anda masih tetap besar.

Sebaliknya, jika Anda menggunakan strategi yang sama tetapi memasang hanya kurang dari 2 persen modal per trade, risiko yang ada menjadi sangat kecil. Mempertaruhkan kurang dari 1 persen dengan demikian akan memperkecil risiko terhadap akun Anda sampai bisa dibilang nyaris nol.

Pengelola dana profesional pertama-tama memperhatikan pengelolaan risiko sebelum mulai memikirkan cara memperoleh keuntungan. Bagaimana dengan anda? Sudahkah pengelolaan risiko menjadi prioritas utama anda?

Sebagai penutup untuk pengelolaan risiko — jika Anda memasang 1 persen per trade, tetapi membuka 30 trade secara bersamaan, bisa dibilang manajemen risiko Anda tidak ada gunanya karena total exposure atau tanggungan risiko Anda masih terlalu tinggi, terutama karena kemungkinan besar Anda memasang banyak trading 1 sisi pada pasangan mata uang yang berkorelasi, sehingga salah prediksi pada satu trade berarti Anda juga merugi di trade-trade yang lain.

Apabila anda ingin bertahan dalam bisnis trading, pengelolan risiko yang baik merupakan sebuah keharusan!

6. Belajar mengendalikan emosi Anda—lakukanlah trading layaknya mesin

Anda mungkin merasa Anda orang yang cukup tangguh, Anda mampu untuk berpegang pada satu rencana trading, dan untuk tetap tenang meski di bawah tekanan. Tetapi coba Anda pikirkan ini—katakanlah Anda punya strategi trading brilian yang setelah dilakukan back-test dan forward-test (uji coba mundur dan uji coba maju) berulang kali, menghasilkan win ratio 65%. Katakanlah Anda memasang 1 persen dari modal akun Anda per trade. Keluarga Anda bergantung sepenuhnya pada Anda dan meskipun Anda mempertaruhkan uang yang bisa dibilang adalah keseluruhan harta Anda, Anda sebenarnya punya ekspektasi tinggi akan modal Anda, begitu juga pasangan dan anak Anda. Katakanlah ketika strategi trading ini Anda jalankan, saldo pada akun trading Anda mengalami drawdown atau berkurang sebanyak 32%. Mampukah Anda menahan tekanan psikis dan emosional dari pengurangan jumlah yang sangat besar seperti ini? Ingatlah, Anda masih punya orang lain yang bergantung pada kinerja dan hasil trading Anda.

“Anda harus tangguh untuk bisa melakukan trading seperti seorang pro.”

Anda harus tangguh untuk bisa melakukan trading layaknya seorang profesional. Tidak ada jalan lain lagi. Trading itu seperti medan perang dan Anda perlu sikap serta disiplin seorang prajurit untuk dapat menaklukkan pasar. Percaya atau tidak, dampak dari trade yang merugikan pada psikologi manusia jauh lebih besar dibandingkan trade yang menguntungkan. Bahkan dengan strategi trading yang Anda rasa sudah sangat jitu, Anda masih harus menghadapi risiko kerugian dan bertahan menghadapi drawdown/pengurangan saldo akun Anda sebelum bisa mencapai tujuan akhir. Salah satu sifat paling penting untuk dimiliki para trader sukses adalah kemampuan bertahan menghadapi trade demi trade yang merugikan.

7. Nikmati saja!

Orang-orang yang mendapatkan kenikmatan dari apa yang mereka kerjakan, dan orang-orang yang punya passion dalam pekerjaan mereka biasanya melakukannya jauh lebih baik dari orang lain. Terkadang kita menjadi terlalu terpaku pada tujuan dan ambisi sehingga melupakan bahwa salah satu elemen untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam bisnis trading Forex adalah dengan menikmatinya.

Ambil langkah-langkah yang tepat untuk membuat trading Anda tetap menyenangkan!

Langkah-langkah berikut akan membantu Anda tetap menikmati dan mendapatkan kesenangan dari proses trading Anda:

  • Jangan terlalu banyak melakukan trade (overtrade). Tidak perlu membuka ratusan trading dalam sehari untuk bisa mendapat keuntungan yang berarti dari trading.
  • Pertaruhkan sejumlah kecil dari modal akun Anda. Dengan begitu, Anda tidak akan terlalu terbebani secara psikis.
  • Jangan seharian menatap layar monitor. Terus menerus mengamati bagan tidak akan membuat nilai harga bergerak ke arah yang Anda inginkan. Selain itu, trader end-of-day (akhir hari) biasanya mendapatkan lebih banyak keuntungan dibandingkan day-trader.
  • Ambil waktu istirahat bila diperlukan.
  • Lakukan apa yang Anda bisa untuk membuat bisnis ini menguntungkan. Dalam trading, jelas tidak ada hal yang lebih menyenangkan dari melihat keuntungan yang berhasil dipanen oleh akun Anda.

Bagikan pengetahuan anda

Broker-broker Unggulan

Trading Forex dan CFD tidak cocok untuk semua kalangan investor dan memiliki risiko tinggi kerugian uang dengan cepat akibat penggunaan leverage. 75-90% investor ritel mengalami kerugian uang saat melakukan trading produk-produk tersebut. Anda harus memastikan bahwa anda benar-benar paham cara kerja CFD dan menimbang apakah anda bisa menanggung risiko tinggi kerugian uang.

Tutup
>