Bandingkan Broker Forex!
Bandingkan broker Forex teratas secara berdampingan dan temukan yang paling sesuai dengan kebutuhan trading Anda. Mulailah perbandingan Anda sekarang!
Alison Heyerdahl
Disunting oleh
Pengarang
Alison Heyerdahl
Disunting oleh
Alison Heyerdahl
Kepala Konten

Alison Heyerdahl is the Head of Content at FxScouts, a Chartered Market Technician (CMT), and an experienced trader, as well as a financial writer with extensive expertise in Forex trading, broker analysis, and market research. She has reviewed 100+ brokers, publishes weekly YouTube trading videos, and co-hosts the “Let’s Talk Forex” podcast.

 

Learn more about Alison Heyerdahl
Pengarang
Pengarang
Chris Cammack
Manajer Mitra dan Penulis Keuangan
Chris Cammack adalah manajer kemitraan dan penulis keuangan senior di FxScouts. Chris membangun dan menjaga hubungan kita dengan mitra untuk memberikan pengalaman perdagangan Forex terbaik bagi pengguna kami.
Learn more about Chris Cammack

Teori Dow

Waktu membaca: 3 menit | Menengah | Analisis Teknikal

Setiap upaya untuk menelusuri permulaan analisis teknis biasanya akan mengenalkan trader pada apa yang disebut dengan Teori Dow. Teori Dow merupakan dasar dari analisis teknis. Secara umum, Teori Dow merupakan kumpulan prinsip dasar yang dapat membantu Anda mengambil tindakan terhadap data pergerakan harga pada pasar.

Teori Dow dikemukakan oleh Charles H. Dow pada abad ke-19, dan awalnya digunakan untuk menggambarkan pergerakan harga saham. Tetapi, karena Teori Dow juga sangat berguna dalam menjelaskan arah pergerakan pasar, teori ini mulai digunakan sebagai perangkat universal yang bisa diberlakukan ke kelas aset lainnya, termasuk valuta asing dalam pasar Forex.

Teori Dow melakukan perbandingan antara apa yang disebut dengan Dow Jones Industrial Average (DJIA) terhadap Dow Jones Transportation Average (DJTA). Ketika digunakan, perbandingan dapat membantu mengetahui apakah kita sedang berada dalam pasar menanjak teknis (technical bull market) atau dalam pasar menurun teknis (technical bear market). Untuk mengkonfirmasi jenis pasar, naik atau turun, kecenderungan DJIA haruslah cocok dengan kecenderungan DJTA.

Premis dasar dari Teori Dow adalah sebagai indikator baik atau buruknya kondisi pasar. Bagi para trader, Teori Dow merupakan langkah pengenalan kepada identifikasi pergerakan pasar. Dengan mempelajari Teori Dow, trader dapat mengerti cara menemukan peluang dalam melakukan trading, berdasarkan beberapa prinsip dasar. Berikut adalah enam prinsip dasar dalam Teori Dow:

  1. Harga menyerap apapun.
  2. Pasar memiliki tiga kecenderungan.
  3. Setiap kencederungan melewati tiga fase.
  4. Nilai rata-rata harus saling cocok.
  5. Volume pasar harus mengkonfirmasi kecenderungan.
  6. Sebuah kecenderungan diasumsikan berlaku sampai muncul pertanda (signal) yang jelas bahwa akan ada perubahan.

Pasar Memiliki Tiga Kecenderungan

Teori Dow menyatakan bahwa ada tiga kecenderungan penting pada pasar. Kecenderungan naik (uptrend) didefinisikan sebagai kenaikan beruntun titik rendah (successive higher lows) yang diikuti dengan kenaikan beruntun titik puncak (successive higher highs). Kemudian, kecenderungan turun (downtrend) didefinisikan sebagai penurunan beruntun titik rendah (successive lower lows) yang diikuti penurunan beruntun titik puncak (successive lower highs).

  1. Kecenderungan Primer.
  2. Kecenderungan Sekunder atau Menengah
  3. Kecenderungan Minor atau fluktuasi harian.

Kecenderungan primer biasanya berlangsung antara satu sampai tiga tahun. Ini adalah kecenderungan yang penting diperhatikan karena biasanya turut berimbas pada kecenderungan sekunder dan minor.

Kecenderungan sekunder biasanya berlangsung antara tiga minggu sampai tiga bulan dan bergerak berlawanan dengan arah kecenderungan primer.

Kecenderungan minor biasanya berlangsung lebih dari tiga minggu. Kecenderungan minor biasanya relatif terhadap kecenderungan sekunder, sama halnya dengan kecenderungan sekunder yang selalu relatif terhadap kecenderungan primer.

Bagan Harian GBP/USD

Tiga Fase Kecenderungan

Setiap kecenderungan melewati tiga fase, yakni:

  1. Fase Akumulasi.
  2. Fase Partisipasi Publik.
  3. Fase Distribusi

Bagan EUR/USD

Fase akumulasi merupakan fase pertama pada pasar menanjak (bull market) dan merepresentasikan keputusan pembelian cerdas yang dilakukan oleh para trader paling berwawasan. Biasanya, fase akumulasi terjadi pada akhir kecenderungan menurun (bearish trend) dan dicirikan dengan sentimen yang sangat negatif.

Pada bagan harga, fase akumulasi biasanya dicirikan oleh suatu periode konsolidasi di dalam pasar.

Fase partisipasi publik terjadi ketika harga pasar mulai berubah dengan cepat. Ini adalah fase di mana kebanyakan trader menyadari kecenderungan yang ada dan mulai mengambil bagian. Fase ini biasanya berlangsung paling lama di mana terjadi paling banyak pergerakan harga.

Fase distribusi merupakan permulaan dari penurunan (bear market) dan merepresentasikan keputusan penjualan cerdas yang diambil oleh para trader paling berwawasan. Fase ini merupakan lawan dari fase akumulasi dan dicirikan oleh sentimen optimis dan data fundamental yang sekilas jauh lebih baik dari sebelumnya.

Nilai Rata-rata Harus Cocok Satu Sama Lain

Menurut prinsip ini, arah pergerakan sebuah kecenderungan harus cocok atau dikonfirmasi oleh kecenderungan pada pasar lain yang masih erat terkait. Contohnya, apabila pergerakan pasangan EUR/USD cenderung naik, hal yang sama juga seharusnya terjadi pada pasangan GBP/USD. Tetapi apabila GBP/USD tidak mengkonfirmasi atau tidak cocok dengan kecenderungan pergerakan EUR/USD, artinya ada penyimpangan (divergence) atau ada hal yang salah. Ini bisa jadi merupakan pertanda akan adanya perubahan besar terhadap kecenderungan (trend) di masa mendatang.

Bagan Harian pasangan EUR/USD dan pasangan GBP/USD

Volume Harus Mengkonfirmasi Kecenderungan

Berdasarkan Teori Dow, volume akan bergerak ke arah yang sama dengan kecenderungan primer. Apabila kondisi pasar sedang optimis dan menanjak, kita biasanya akan melihat kenaikan volume pembelian. Dan apabila kondisi pasar sedang lesu dan menurun, biasanya akan ada kenaikan volume penjualan. Volume yang lemah bisa saja merupakan indikasi kecenderungan (trend) yang lemah juga.

Kecenderungan Pergerakan Diasumsikan Akan Terus Berlanjut Sampai Ada Pertanda Pergerakan Berbalik (Reversal)

Menurut Teori Dow, suatu kecenderungan biasanya akan terus berlanjut sampai terjadi hal yang dapat memicu pembalikan (reversal). Ini merupakan titik awal kecenderungan (trend) mengikuti sistem. Sama halnya dengan hukum gaya dalam Fisika; sebuah obyek yang sedang bergerak akan terus bergerak sampai ada gaya dari luar yang menyebabkannya berubah arah. Trader harus menjaga trading pada arah yang sedang berjalan sampai ada pertanda pasti bahwa kecenderungan telah berbalik.

Kesimpulan

Belajar Teori Dow dapat membantu Anda memahami analisis teknis dan menjadikan Anda trader yang lebih mahir. Prinsip-prinsip yang termuat di dalam teori ini tergolong sederhana, tapi dapat menjadi fondasi yang kuat dalam melakukan trading. Prinsip-prinsip tersebut memberikan peraturan, yang dapat diikuti oleh trader pemula untuk membantu mereka mengesampingkan emosi saat melakukan trading.

Lainnya juga dilihat

Jelajahi lebih banyak sumber daya yang dianggap bermanfaat oleh sesama trader! Cek panduan-panduan lainnya ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan trading forex Anda. Baik Anda sedang mencari broker terbaik, materi edukasi, atau sesuatu yang lebih spesifik, kami siap membantu Anda.

Best Forex Brokers

Kami telah menguji ratusan broker Forex untuk menemukan broker yang paling aman, berbiaya rendah, dan andal. Bandingkan biaya dan fitur, lalu trading dengan lebih cerdas berkat insight dari para ahli.

Beginner featured image

Broker Pemula Terbaik

Temukan broker Forex terbaik untuk pemula di Indonesia dengan platform yang ramah pengguna, sumber daya edukasi, dan akun demo.

Broker Copy Trading Terbaik

Berikut adalah broker copy trading terbaik di Indonesia untuk tahun 2026, berdasarkan pengujian dan penelitian kami.

Temui Para Ahli di Balik Ulasan Kami yang Tidak Memihak

Chris Cammack

Manajer Mitra dan Penulis Keuangan

Chris Cammack
Chris Cammack adalah manajer mitra dan penulis keuangan senior di FxScouts, yang ahli dalam hubungan broker dan analisis pasar forex. Sebagai mantan Kepala Konten (2019–2024), ia menetapkan standar editorial untuk semua konten yang diterbitkan di FxScouts, termasuk ulasan broker, halaman perbandingan broker, dan edukasi. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam manajemen editorial dan hubungan mitra, Chris membangun dan memelihara hubungan kami dengan mitra untuk memberikan pengalaman trading Forex terbaik bagi pengguna kami. Ia juga menjadi co-host podcast "Let’s Talk Forex" bersama Alison Heyerdahl, di mana ia membahas strategi trading, berita industri, dan tren makroekonomi untuk membantu trader bernavigasi di pasar dengan percaya diri.

Alison Heyerdahl

Kepala Konten

Alison Heyerdahl
Alison bergabung dengan tim FxScouts sebagai penulis pada tahun 2021 dan kini menjabat sebagai Head of Content, Chartered Market Technician (CMT), serta seorang trader berpengalaman. Ia memiliki lebih dari satu dekade pengalaman editorial dalam meneliti perdagangan Forex dan industri jasa keuangan, serta menghasilkan konten yang mendalam dan berkualitas tinggi bagi para trader. Alison telah menguji dan mengulas lebih dari 100 broker Forex, menulis analisis teknikal secara rutin, dan membuat konten edukasi yang jelas dan praktis untuk membantu trader mengambil keputusan yang lebih aman dan tepat. Ia juga menjadi host podcast mingguan “Let’s Talk Forex” bersama rekan kerjanya, Chris, dan telah memproduksi lebih dari 100 video edukasi Forex untuk kanal YouTube FxScouts.

Stefan de Clerk

Penulis Keuangan

Stefan de Clerk
Stefan adalah penulis keuangan dan penggemar trading Forex dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam menciptakan konten mendalam tentang keuangan dan teknologi. Ketertarikannya yang mendalam pada peristiwa geopolitik, big data, dan sentimen pasar mendorong minatnya dalam menganalisis bagaimana faktor-faktor global membentuk pasar keuangan. Dengan latar belakang di bidang pemasaran dan riset keuangan, Stefan percaya bahwa trading Forex menawarkan wawasan terbaik tentang denyut nadi ekonomi dunia. Berkomitmen untuk memberikan informasi yang diteliti dengan baik, tidak memihak, dan obyektif, ia membantu para trader bernavigasi di pasar dengan jelas dan percaya diri.